Kamis, 13-Aug-2026, 6:06 PM



Welcome Guest | RSS
[ Main ] [ Registration ] [ Login ]
Site menu

News topics
Dalam Negeri
Luar Negeri
Ekonomi dan Bisnis
Olahraga
Entertainment
Serba-Serbi
Review
Sains dan Teknologi

Contreng 2009


Dana Kampanye Caleg Naik 10 Kali Lipat


Pelanggaran Pemilu PKS di Blora Disidangkan

Gus Dur: Afirmatif Bagi Perempuan Tak Akan Jalan

Partai Hanura Periksa Ulang DCT

PBR Usulkan Pemilu di NTT 8 April

Indeks

Main » 2008 » November » 26 » Gaji Bos AIG Kini Cuma 1 Dolar
Gaji Bos AIG Kini Cuma 1 Dolar
1:03 PM
Edward Liddy, Chief Executive Officer (CEO) perusahaan asuransi American International Group (AIG), bersedia menerima gaji tahunan hanya sebesar US$ 1 selama periode 2008-2009. Gaji sebesar itu merupakan konsekuensi yang diterima Liddy setelah AIG, yang tengah dilanda krisis keuangan, mendapat dana talangan (bailout) dari pemerintah Amerika Serikat (AS) sebesar lebih dari US$ 150 miliar.

Tak hanya itu, para eksekutif AIG tidak akan menerima bonus tahun ini. Bahkan, tahun depan mereka juga tidak akan mengalami kenaikan gaji.

"Tindakan dari tim manajemen senior ini menunjukkan bahwa kami tidak saja mengerti atas kewajiban yang ditanggung kepada para pembayar pajak dan pemegang saham, namun juga menggambarkan komitmen kami untuk mengupayakan kesuksesan perusahaan ini di masa depan," demikian pernyataan Liddy seperti yang dikutip situs internet CNN Money, Selasa 25 November 2008.

Selain mendapat gaji tahunan cuma US$1, selama 2008-2009 Liddy juga tidak akan menerima bonus dan tunjangan apapun. Dia baru bisa mengharapkan bonus pada 2010 dengan catata "menunjukkan kinerja yang luar biasa."

Tak hanya Liddy yang menderita. Paula Reynold, yang sejak Oktober lalu direkrut AIG sebagai Chief Restructuring Officer, tahun ini juga tidak menerima gaji maupun bonus. Selain itu, nilai upah atau kompensasi yang diterima Reynolds mulai 2009 akan ditentukan berdasarkan perkembangan restrukturisasi AIG.

"Merupakan tindakan yang adil bagi para eksekutif top, yang menikmati keuntungan paling besar saat perusahaan berjalan baik, untuk menanggung beban dari dampak kesulitan ekonomi yang kini menimpa perusahaan mereka," kata Kepala Kejaksaan Tinggi negara bagian New York, Andrew Cuomo, menanggapi surat dari Liddy mengenai pemotongan gaji bagi para eksekutif AIG.

Cuomo pantas prihatin atas laporan pengeluaran AIG Oktober lalu. Saat itu perusahaan asuransi terbesar di dunia tersebut dilaporkan mengeluarkan US$440.000 hanya untuk memfasilitasi para eksekutif mereka rapat sekaligus bersantai di suatu resort (penginapan) mewah.

Sejak ada laporan itu, AIG langsung membatalkan 160 acara, yang ditaksir bisa memakan biaya US$8 juta. Sampai bulan ini pemerintah sudah mengeluarkan uang pembayar pajak untuk membantu AIG senilai US$152,5 miliar.

Category: Luar Negeri | Views: 311 | Added by: teguhonly
Hot Seleb

Hak Cipta NewsPortal © 2026
Open Directory Project at dmoz.org

ANTARA Foto   Asia Pulse   AsiaNet   IMQ   OANA