|
 | |  |
| Main » 2008 » Desember » 18 » Pasukan TNI 'Garuda' Diminta Puasa Seks Selama Tugas di Libanon
Pasukan TNI 'Garuda' Diminta Puasa Seks Selama Tugas di Libanon | 5:26 PM |
Jakarta - Pasukan penjaga perdamaian di Libanon diwanti-wanti agar
menghindari perilaku berisiko terkena HIV. Pasukan Garuda XXVI-A juga
dinasihati agar mencegah diri tertular HIV, salah satunya dengan cara
berpuasa seks.
"HIV dapat dicegah dengan berpantang atau berpuasa seks, hubungan
monogami antara pasangan yang tidak terinfeksi, penggunaan kondom pria
atau kondom wanita secara konsisten dan benar," kata staf HIV/AIDS
UNIFIL Annet Letitia Kyazike berwarganegara Uganda.
Annet ditemani rekannya, Kinana Rahal berwarganegaraan Libanon, saat
memberikan presentasi tentang bahaya dan pencegahan HIV/AIDS di
Sudirman Camp, Markas Kontingen Garuda XXVI-A/UNIFIL, Naqoura-Libanon,
Kamis (18/12).
"Pilih disiplin atau mati!" tegas Annet seperti disampaikan dalam
keterangan tertulis Kepala Penerangan Konga XXVI-A Kapten Laut KH
Hondor Saragih ST melalui Pusat Penerangan TNI.
Personel Kontingen Garuda XXVI-A berada dalam suatu negara yang dalam
keadaan konflik atau pasca konflik yang telah menyebabkan trauma dan
kekacauan politik dan sosial yang menimpa banyak manusia.
Keadaan-keadaan semacam itu, menurut Annet, menjadi ideal bagi
menyebaran HIV.
HIV, tutur Annet, dapat ditemukan dalam cairan tubuh seperti darah,
cairan semen, cairan vagina dan air susu ibu. HIV ditularkan melalui
seks penetratif baik anal atau vaginal, dan oral seks, transfusi darah,
pemakaian jarum suntik terkontaminasi secara bergantian dalam
lingkungan perawatan kesehatan, dan melalui suntikan narkoba, serta
dapat juga melalui ibu ke anak, selama masa kehamilan, persalinan, dan
menyusui.
|
|
Category: Dalam Negeri |
Views: 339 |
Added by: teguhonly
|
| |
 | |  |
|
|