Kamis, 13-Aug-2026, 9:12 PM



Welcome Guest | RSS
[ Main ] [ Registration ] [ Login ]
Site menu

News topics
Dalam Negeri
Luar Negeri
Ekonomi dan Bisnis
Olahraga
Entertainment
Serba-Serbi
Review
Sains dan Teknologi

Contreng 2009


Dana Kampanye Caleg Naik 10 Kali Lipat


Pelanggaran Pemilu PKS di Blora Disidangkan

Gus Dur: Afirmatif Bagi Perempuan Tak Akan Jalan

Partai Hanura Periksa Ulang DCT

PBR Usulkan Pemilu di NTT 8 April

Indeks

Main » 2008 » Desember » 18 » Pasukan TNI 'Garuda' Diminta Puasa Seks Selama Tugas di Libanon
Pasukan TNI 'Garuda' Diminta Puasa Seks Selama Tugas di Libanon
5:26 PM
Jakarta - Pasukan penjaga perdamaian di Libanon diwanti-wanti agar menghindari perilaku berisiko terkena HIV. Pasukan Garuda XXVI-A juga dinasihati agar mencegah diri tertular HIV, salah satunya dengan cara berpuasa seks.

"HIV dapat dicegah dengan berpantang atau berpuasa seks, hubungan monogami antara pasangan yang tidak terinfeksi, penggunaan kondom pria atau kondom wanita secara konsisten dan benar," kata staf HIV/AIDS UNIFIL Annet Letitia Kyazike berwarganegara Uganda.

Annet ditemani rekannya, Kinana Rahal berwarganegaraan Libanon, saat memberikan presentasi tentang bahaya dan pencegahan HIV/AIDS di Sudirman Camp, Markas Kontingen Garuda XXVI-A/UNIFIL, Naqoura-Libanon, Kamis (18/12).

"Pilih disiplin atau mati!" tegas Annet seperti disampaikan dalam keterangan tertulis Kepala Penerangan Konga XXVI-A Kapten Laut KH Hondor Saragih ST melalui Pusat Penerangan TNI.

Personel Kontingen Garuda XXVI-A berada dalam suatu negara yang dalam keadaan konflik atau pasca konflik yang telah menyebabkan trauma dan kekacauan politik dan sosial yang menimpa banyak manusia. Keadaan-keadaan semacam itu, menurut Annet, menjadi ideal bagi menyebaran HIV.

HIV, tutur Annet, dapat ditemukan dalam cairan tubuh seperti darah, cairan semen, cairan vagina dan air susu ibu. HIV ditularkan melalui seks penetratif baik anal atau vaginal, dan oral seks, transfusi darah, pemakaian jarum suntik terkontaminasi secara bergantian dalam lingkungan perawatan kesehatan, dan melalui suntikan narkoba, serta dapat juga melalui ibu ke anak, selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui.
Category: Dalam Negeri | Views: 339 | Added by: teguhonly
Hot Seleb

Hak Cipta NewsPortal © 2026
Open Directory Project at dmoz.org

ANTARA Foto   Asia Pulse   AsiaNet   IMQ   OANA