Jakarta - Sikap
anarkisme massa yang berbuntut tewasnya Ketua DPRD Sumut Aziz Angkat
telah merusak demokrasi yang sedang dibangun bangsa Indonesia. Demikian
dikatakan mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung diskusi
“Menguji Kesungguhan Capres dan Cawapres 2009” di DPD, Rabu (4/2).
”Saya
menyesalkan aparat kepolisian yang tidak melakukan uapaya apapun
mencegah terjadinya peristiwa tersebut. Kita lihat bagaimana aparat
kepolisian hanya bisa menonton. Padahal kan aparat itu paling tidak
bisa mengeluarkan senjata dan menembakkan tembakkan peringatan. Polisi pun terkesan tidak mengantisipasi jumlah demonstran yang jumlahnya ribuan tersebut,” sesal Akbar. Akbar menuntut aparat keamanan untuk menindak aktor intelektual pelaku kerusuhan dan mencari penanggungjawabnya. “Aparat keamanan yang bertugas pun harus mempertanggungjawabkan hal itu,” tukasnya.
|